Entry: Be Brave... Wednesday, January 30, 2008



Hari ini saya mendapatkan berita duka.
Ibu salah satu teman saya meninggal dunia setelah berminggu-minggu di rawat di ICU.
Ketika terakhir kali berbicara dengan teman saya di telpon,
Ia mengatakan bahwa ibunya yang kesehatannya sebelumnya sudah membaik,
tiba-tiba masuk ICU lagi...

Lucunya, hari ini...ketika sedang membersihkan file2 berceceran di notebook,
saya menemukan tulisan ini:


18 Agustus 2007

Kamarku malam ini dipenuhi hawa firasat buruk.
Beratus-ratus malam sebelumnya aku memang selalu tak dapat tidur,
Namun kali ini suasanya berbeda, seperti ada ribuan pikiran-pikiran remeh yang
menuntut untuk diperhatikan, dan semuanya bermuara kepada sosok perempuan yang kupanggil ibu.

Ini bukan pertama kalinya aku mendapatkan kabar buruk dari rumah,
Juga bukan pertama kalinya ia harus menginap di ruang ICU lagi.
Tapi firasat buruk seperti ini memang baru pertama kalinya datang.
Dan hal itu membuatku takut, karena sejak dulu aku tahu,
Firasatku jarang salah.

Aku takut.
Karena belum dapat membuktikan apa-apa,
Belum dapat memberikan apa-apa,
Belum dapat menebus semua waktu yang terbuang dulu,
Ketika hari dan malamku dipenuhi tanpa sedetikpun berusaha, untuk sekedar mengingat dan mensyukuri.

Kalaupun mau berdoa, aku bingung dengan cara apa.
Atau kepada siapa.

-----------

all my sympathy to dearest friend..
Be brave......


*tapi sebenarnya yang membuat saya heran juga,
 bisa-bisanya saya yang selalu sedih kalau mendengar berita duka cita ini,
 malah benci sekali ketika mendengar seseorang yang baru wafat di Cendana sana,
 dielu-elukan dan dibanggakan.

 


   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments